Novel AI berbahasa Indonesia
2026-09-09 · PLOT Team
Buka kebanyakan aplikasi baca cerita AI, yang muncul duluan bahasa Inggris. Daftar genrenya, contohnya, tulisan di layarnya, semua disusun di atas bahasa Inggris. Bahasa lain menyusul belakangan.
Pembaca di sini sudah lama terbiasa. Banyak orang membaca cerita online tiap malam, dan sebagian besar yang tersedia dalam jumlah besar memang bukan berbahasa Indonesia. Begitu masuk ke wilayah cerita yang ditulis AI, jaraknya makin terasa.
Bahasa Indonesia hasil terjemahan itu kelihatan
Kalimat dibuat dalam bahasa Inggris dulu, baru dipindahkan. Bekas pindahannya tertinggal.
Yang paling cepat ketahuan adalah sapaan. Bahasa Inggris cuma punya satu kata untuk lawan bicara, jadi begitu masuk ke sini, semuanya jatuh ke kamu atau Anda dan berhenti di situ. Padahal jarak antara dua orang di sini justru ada di kata sapaannya. Kakak, mas, mbak, om, tante, bang, bahkan cuma menyebut nama, masing-masing memasang hubungan yang berbeda. Kalau semua tokoh memanggil dengan kata yang sama, hubungan mereka jadi rata. Lebih repot lagi kalau kamu dan Anda bergantian di satu percakapan tanpa ada alasan di dalam ceritanya.
Yang kedua, kalimat pasif menumpuk. Bahasa Inggris punya kebiasaan pasifnya sendiri, dan waktu dipindahkan, hasilnya jadi barisan kalimat berawalan di- yang terus-menerus, sampai satu paragraf terasa seperti laporan, bukan adegan.
Yang ketiga, akhiran -nya di mana-mana, karena setiap kata ganti milik dari bahasa asal minta dipindahkan. Muncullah kalimat seperti dia menatap kedua tangannya sendiri, padahal orang di sini menulisnya dia menatap tangannya, atau bahkan cukup dia menatap tangan. Ditambah lagi, kata dia di sini tidak membedakan laki-laki dan perempuan, tapi terjemahan sering memaksa gender itu keluar di setiap kalimat karena bahasa asalnya begitu.
Tidak ada yang salah secara tata bahasa. Tapi bacanya tersendat terus, keluar sebentar dari cerita, lalu masuk lagi.
Baca yang bahasa Inggris saja, kan bisa
Memang bisa. Tapi membaca karena senang dan membaca karena mampu itu dua hal berbeda.
Membaca dalam bahasa yang bukan bahasa sendiri berarti menerjemahkan sambil jalan. Leluconnya masuk setengah ketukan terlambat, di bagian yang sedih artinya datang duluan sebelum rasanya. Yang diinginkan sebenarnya adalah dibawa hanyut oleh cerita, tapi pekerjaan membacanya terus menyela.
Ada satu hal lagi. Kalau setiap malam harus baca dalam bahasa Inggris, artinya tempat tinggal cerita bukan bahasa kita.
Kalau ditulis dalam bahasa Indonesia sejak awal
PLOT menulis cerita dalam bahasa yang kamu pilih. Pilih bahasa Indonesia, maka kalimat pertamanya sudah bahasa Indonesia, bukan kalimat Inggris yang dipindahkan.
Caranya sederhana. Pilih bahasa, pilih genre. Ada romansa fantasi, isekai, regresi, hunter bersistem, akademi, horor. Kalau terpikir sesuatu yang tidak ada di daftar, tulis satu baris. Setelah itu ada layar tokoh dan situasi, sampai empat tokoh dengan nama, jenis kelamin, dan sifatnya. Boleh kamu isi sebanyak yang kamu mau, boleh juga kamu lewati kosong dan ceritanya tetap jadi.
Di bawah halaman kamu bisa memilih arah atau mengetik sendiri apa yang kamu mau, dan cerita bergerak ke sana. Karena apa yang sudah dipasang di awal diingat dan dibawa terus, nama yang cuma lewat di bab tiga bisa jadi persoalan besar di bab dua puluh. Setelah tamat, premisnya bisa dipuntir sedikit dan dimulai lagi dari awal.
Di malam waktu tidak ada yang bisa dibaca
Bilang tidak ada yang bisa dibaca bukan berarti dunia kekurangan novel. Artinya malam ini, hal yang persis kamu inginkan tidak ada. Baru selesai satu cerita dan penasaran apa yang terjadi sesudahnya, atau ingin satu kombinasi yang sangat spesifik yang belum ditulis siapa pun.
Kekurangan seperti itu tidak bisa dicari di rak. Harus menunggu ada yang menulis dan mengunggahnya.
Kalau cerita bisa dibuat, penantian itu hilang. Dan kalau keluarnya dalam bahasa Indonesia, tidak ada penantian dan tidak ada lapisan terjemahan. Tinggal baca.
Pertanyaan yang sering muncul
-
Aplikasi ini ada bahasa Indonesianya
Ada. Cerita dibuat dalam 40 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Bukan ditulis dalam bahasa Inggris lalu diterjemahkan, melainkan ditulis dalam bahasa yang kamu pilih sejak kalimat pertama. Pilih bahasa, pilih genre, langsung baca.
-
Bedanya apa dengan hasil terjemahan mesin
Terjemahan memindahkan kalimat yang sudah jadi dari bahasa lain, jadi urutan kata dan iramanya masih terbawa. Di sini kalimatnya lahir dalam bahasa Indonesia, sehingga sapaan, tingkat keakraban, dan panjang kalimat mengikuti cara novel Indonesia ditulis.
-
Ada genre yang akrab buat pembaca di sini
Di daftar ada romansa fantasi, isekai, regresi, hunter bersistem, akademi, dan horor. Kalau yang kamu mau tidak ada di daftar, tulis saja satu baris.
-
Harus bisa bikin prompt
Tidak. Setelah genre dipilih ada layar tokoh dan situasi. Boleh kamu isi sebanyak yang kamu mau, boleh juga kamu lewati kosong dan ceritanya tetap jadi. Kalau mau mengarahkan, pilih di bagian bawah halaman atau ketik satu baris. Itu pilihan, bukan syarat untuk mulai.
-
Berbayar
Bisa langsung dibaca begitu dipasang. Kalau mau lanjut jauh, halaman dibeli per paket dan tidak ada langganan bulanan.
Halaman terkait
Malam waktu tidak ada yang bisa dibaca · Aplikasi novel AI — aplikasi untuk menulis dan aplikasi untuk membaca itu berbeda · Cerita yang mengingat kamu